Tampilkan postingan dengan label kampus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kampus. Tampilkan semua postingan

09 Desember 2015

Variabel : KAMMI dan FH UB (Perspektif Saya) Kaitan Kepentingan

Saya ingin menulis sedikit tentang ketakutan tentang “kepentingan” yang berada di FH UB, ada sebuah statement menarik di ask.fm sesungguhnya kepentingan tidak separsial itu bahkan ada pepatah yang mengatakan bahwa tidak ada yang abadi selain “kepentingan”, semua orang yang punya pikiran dia pasti punya “kepentingan” dan menurut saya itu tidak masalah selama “kepentingan” itu memiliki nilai kebermanfaatan yang meluas, tidak menimbulkan kesewenangan, tidak menghalalkan apapun hingga menutup mata tentang kebenaran dan kebaikan. Saya percaya sebagai manusia dgn hati sanubari akan mampu memahami konsepsi “kepentingan” tidaklah menakutkan namun bisa jadi menguntungkan.



Kini saya bicara sebagai kader KAMMI sebagai organisasi ekstra kampus yang terlihat menakutkan sampai ada yang berkata “Say No To Omek”, apa ada yang salah ketika Saya dan teman-teman memilih belajar diluar kampus? Memilih sebuah ideologi untuk berproses? KAMMI dan OMEK lain kerap dibilang membawa kepentingan maka saya justru ingin menanyakan “Kepentingan” dari KAMMI apakah yang kalian kuatirkan?

Karena insya allah saya teman-teman di KAMMI memahami konsepsi beratnya sebuah amanah maka niscaya jika ada orang atau golongan lain dengan “kepentingan"nya mau beramanah maka mungkin saya akan mengajak teman-teman di KAMMI untuk fokus di komisariat bekerja dalam tataran masyarakat lebih luas saja bukan hanya dikampus. Toh nama KAMMI sudah punya gaung diera reformasi sebagai penghimpun masa terbesar. Buat apa harus capek-capek keluar uang buat dana kampanye, teriak-teriak dan segala teknik kampanye, jika terpilih mengerjakan sebarek program kerja dan pertanggungjawaban, intinya ketika teman-teman lain bisa main-main kita masih disibukkan. Sungguh yang dilakukan ini adalah upaya menebar kebermanfaatan dalam nilai kebaikan dan kebenaran sebagai bentuk ibadah karena tidak ada satupun keuntungan dunia bahkan yang ada kadang kebencian tanpa alasan mungkin beberapa luka ringan dalam tataran perpolitikan kampus.

Kuatir kalau KAMMI megang lembaga maka akan ada recruitmen sebesar-besarnya. Sekali lagi saya tegaskan bahwa jumlah kader KAMMI tidak sebanyak kader pergerakan lain di Brawijaya. Saat daurah marhalah atau proses pelatihan kader yang diadakan kurang lebih 4 kali dalam setahun, Fakultas hukum hanya mengirimkan paling banyak lima bahkan lebih sering absen dengan atau tanpa lembaga karena proses recruitmen yang benar-benar menekankan pada pemahaman bukan sekadar keanggotaan. Bahkan ketika dikatakan KAMMI memegang lembaga vital di BEM FHUB jaman saya 2012-2013 anak BEM yang mengikutkan diri dalam KAMMI bisa dikatakan hanya satu yaitu saya. Panjang kawan langkah dalam pengkaderan yang mencerdaskan.

Dan tadi saya malah denger selentingan "jangan pilih kami” (ah ntahlah mau mengarah pada KAMMI atau kegagalan memahami tata bahasa) nanti beasiswa tidak cair dimakan atau diambil sama orang mereka, lagi-lagi saya tegaskan nilai Islam yang diajarkan membentuk kader menjadi memahami konsepsi beratnya sebuah amanah dan kita tunduk pada ALLAH, makan uang atau barang milik orang lain itu haram. Setahun saya berproses di BEM sebagai anak KAMMI bahkan saya baru menerima beasiswa PPA Non Akademik saat golongan lain yang memegang. Teman-teman malah melakukan keluhan permasalahan beasiswa ketika dikatakan masa KAMMI tidak memegang BEM, saya ingat betul bersama KAMMI dan beberapa temen independen akhirnya berhimpun menganalisis nama yang tidak pantas dalam menerima beasiswa dan ketika meminta kejelasan justru malah bentakan dan bahkan saya bersama teman saya mendapat kata-kata “kan kamu udah dapet, kenapa masih sewot”. Jika teman-teman rajin lakukan langkah yang sama untuk penerima beasiswa maka pasti menemukan nama-nama ganjil dalam daftar penerima.

Kemudian adalagi slentingan yang membicarakan kepemimpinan BEM (eh anak-anakya masih ngotot BPM RDM jadi semoga tulisan saya berkenaan dengan relevansi nama bisa mencerakan) sebut saja Zubairi Fajar (penyebutan nama tidak bermaksud jelek) kurang mantap karena dia pernah di KAMMI, maka rasanya saya ingin saja posting seluruh data Kader KAMMI Fak.Hukum yang saya punya dari tahun 2007-2012 karena tidak ada nama saudara yang disebutkan. Benar saudara yang disebutkan diatas pernah berafiliasi di barisan perjuangan yang disebut-sebut milik KAMMI, namun sepertinya dia tidak selesai berproses disana karena terbukti yang berproses di KAMMI atau berafiliasi rata-rata sukses menjadi orang baik dikampus maupun diluar yang Alhamdulillah paham bagaimana cara bekerja. Saudara yang disebutkan diatas pun bahkan pernah mengabdi di BEM FH UB pada periode yang katanya dikuasai anak KAMMI dan jika memang tidak dibutakan dia akan memahami bagaimana cukup berusahanya kinerja BEM periode itu untuk bermanfaat bahkan jika diperhatikan dokumentasi program kerja yang masih abadi di google yang bisa dicari dengan keyword BEM FH UB. Sebagai catatan saya masih berusaha berteman dengan bertegur sapa dengan saudara Zubairi Fajar, tapi tulisan bagian ini hanya sebuah klarifikasi  atas statement yang saya dengar mengingat menyinggung sebuah gerakan mahasiswa yang telah membina saya.

Jika KAMMI seburuk itu “kepentingan"nya maka tidak akan ada orang diluar pergerakan ini yang berhimpun berjuang bersama untuk pemenangan politik kampus ini, bahkan lebih banyak dari jumlah kader KAMMI sendiri. Kita yang ingin FH terus bergerak lebih baik untuk kebaikan, kebenaran, dan kebermanfaatan berhimpun membawa gagasan kemajuan dalam nama yang berganti rupa dan mungkin akan tetap demikian berusaha menjawab kebutuhan masyarakat FH UB. Maka jangan pahami gerakan ini secara parsial dengan memberikan label seenak perasaan.

Saya tidak akan capek-capek membela KAMMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa) sebagai organisasi, yang saya bela adalah nilai yang terkandung didalamnya selama itu masih sesuai dengan titahNya. Jika memang ada yang salah dari saya, KAMMI, atau gerakan yang melakukan perjuangan maka mari kita bicarakan, ingatkanlah kami sebagai caranya para cendikiawan.

Relevansi Penamaan BPM RDM FH UB

Memahami hukum bukan hanya tentang substansi atau materiil namun cara pembentukan atau formil, hukum harus dipahami secara komprehensif sehingga jangan sampai ada kesalahan dalam pengunaan hukum hanya untuk pembenaran sebuah kepentingan yang bisa jadi merupakan kesalahan :)

Saya mencoba mengajak mahasiswa FHUB memahami dinamika kelembagaan di Fakultas Hukum Universitas Brawijaya. Berbicara tentang dasar hukum organisasi mahasiswa fakultas kita tercinta dalam Konstitusi Republik Demokrasi Mahasiswa FH UB yang dibuat pada tahun 2002. Konstitusi FHUB yang menurut saya sudah usang dan tidak lagi relevan menjawab kebutuhan zaman, memang takdir hukum berada dibelakang dinamika masyarakat tapi kita bisa memutuskan untuk perubahan, konsepsi amandemen yang selalu digadang ketika kini membahas penamaan lembaga eksekutif di FH UB, amandemen atau perubahan konstitusi sungguh sangat menarik untuk dilakukan namun bukan langkah mudah ditengah ketidakdewasaan pemikiran yang ada di FHUB (agak miris). Harapan saya pribadi mungkin nanti akan ada yang benar-benar mampu menginisiasi perubahan konstitusi kita ini

Menelusuri Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No 155 tahun 1998 atau Kepmen No.155 /U/1998 tentang Pedoman Umum Organisasi Kemahasiswaan di Perguruan Tinggi . Kepmen ini sepahaman saya masih menjadi dasar hukum tertinggi kegiatan organisasi mahasiswa. Dalam pasal 3 ayat 3 Kepmen ini berbunyi, "Bentuk dan badan kelengkapan organisasi kemahasiswaan intra perguruan tinggi ditetapkan berdasarkan kesepakatan antar mahasiswa, tidak bertentangan dengan peraturan perundangundangan yang berlaku, dan statuta perguruan tinggi yang bersangkutan".

Bentuk dan Kelengkapan diatur berdasar statuta perguruan tinggi, mengikuti dinamika perkembangan yang ada kemudian dikeluarkan SK Rektor Brawijaya pada tahun 2007 yang mengamanatkan untuk pergantian atau penyeragaman nama lembaga eksekutif mahasiswa menjadi BEM (Badan Eksektutif Mahasiswa) hal ini kemudian diamini LKM (Lembaga Kedaulatan Mahasiswa) dapat dilihat padaAD/ART LKM UB tahun 2008 (menurut sumber anggota DPM bahwa perubahan ditahun terakhir 2014 tidak menyentuh tataran BEM-F secara signifikan), AD/ART LKM UB merupakan sumber hukum tertinggi kegiatan organisasi mahasiswa di tataran Universitas Brawijaya. Dalam pasal 11 angka 8 AD (Anggaran Dasar) berbunyi, “Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas – selanjutnya disingkat BEMF – adalah lembaga tinggi eksekutif dalam kehidupan kemahasiswaan di tingkat Fakultas” sebagai bagian dari kelengkapan organisasi LKM UB (bahkan sebenarnya mengacu pada pasal ini maka DSM atau Dewan Senat Mahasiswa) tidak lagi relevan). Selanjutnya di ART (Anggaran Rumah Tangga) Pada BAB IX menjadi bagian khusus berkenaan dengan BEM atau Badan Eksekutif Mahasiswa.

Pasal 45
Hak dan kewajiban BEMF : (1) Melaksanakan segala ketetapan MUMF; (2) BEMF wajib menjunjung tinggi dan melaksanakan AD/ART LKM UB dan AD/ART mahasiswa fakultas; (3) BEMF mewakili mahasiswa fakultas baik kedalam maupun keluar fakultas.
Pasal 46
Pembentukan BEMF adalah otonomi masing-masing fakultas melalui MUMF dengan tidak melanggar ketetapan KM UB.
Pasal 47
Mekanisme hubungan : (1) Untuk kegiatan internal, BEMF memiliki hak otonomi, untuk kegiatan eksternal yang membawa nama Universitas Brawijaya harus terlebih dahulu berkoordinasi dengan EM UB; (2) Dalam pelaksanaan kegiatan-kegiatan terpusat yang dilaksanakan oleh EM UB, BEMF berada didalam koordinasi EM UB.

Kurang lebih begini gambar kinerja seluruh anggota badan kelengkapan LKM UB, sepemahaman saya ada beberapa perubahan yang telah dilakukan

Memasuki pembentukan peraturan perundang-undangan, Hans Nawiasky dalam bukunya yang berjudul “allgemeine Rechtslehre” dengan teorinya yang dikenal dengan istilah stuffenbowtheorie mengatakan suatu norma atau hukum selalu dalam bentuk berlapis-lapis atau memiliki jenjangan. Jenjangan ini kemudian berguna dalam penyelesaian konflik hukum, terdapat dua asas yang dapat digunakan menyelesaikan konflik  yang terjadi di Fakultas Hukum dimana terdapat perbedaan gramatikal terhadap penamaan lembaga eksekutif mahasiswa yakni (1) Asas lex superior derogat legi inferior. Apabila ada dua undang-undang yang mengatur objek yang sama maka undang-undang yang derajatnya lebih tinggi didahulukan keberlakuannya. Keberlakuan sebuah norma hanyalah keberlakuan norma lain yang direpresentasikan sebagai norma yang lebih tinggi. (2) Asas lex posteriore derogate lex priori (hukum yang baru mengalahkan hukum yang lama). Menurut Prof. Bagir Manan harus terdapat prinsip bahwa aturan hukum baru harus sederajat dengan aturan hukum lama dan mengatur tentang objek yang sama. Dalam konteksual kehidupan kampus di Brawijaya maka dapat dikatakan bahwa AD/ART LKM UB berada dalam jenjangan lebih tinggi dari Konstitusi Republik Demokrasi Mahasiswa Fakultas Hukum Brawijaya pemberlakukannya didahulukan, AD/ART LKM UB bersifat lebih baru dari Konstitusi FH UB. Sehingga sebagaimana dijabarkan diatas pelaksanaan organisasi mahasiswa di Fakultas tunduk pada aturan yang berada dalam tataran universitas, yang bersifat lebih baru dan lebih tinggi. hal ini sendiri secara sederhana dapat kita pahami di mars fakultas hukum dalam lirik dibawalah brawijaya, jaya-jaya fak hukum jaya.

Masuk dalam tataran administrasi. Pengertian dari pemerintahan menurut M. Kusnardi adalah sebagai urusan-urusan yng dilakukan oleh suatu negara dalam menyelenggarakan kesejahteraan rakyat atau warganya & kepentingan rakyatnya serta menjalankan dan melaksanakan tugas eksekutif, legislatif dan yudikatif. Kata Pemerintahan memiliki pengertian yang sangat luas sehingga dapat menimbulkan kebingungan, jika tidak percaya tanyakan saja pada adik-adik maba yang kerepotan untuk menjelaskan dan menceritakan kelembagaan eksekutif FHUB yang masih dengan nama BPM RDM. Sehingga pemilihan nama Badan Eksekutif Mahasiswa di FH UB adalah sebuah bentuk penegasan akan tujuan dan fungsi guna kesejahteraan mahasiswa FH UB terutama, dan saya pribadi berdasarkan pertimbangan yang ada menyimpulkan bahwa penamaan BPM RDM tidaklah lagi relevan. 

Selesai ditulis berdasarkan kemampuan dalam diri saya, Nur Hadiyati - Mahasiswi FH UB 2012, sedang menempuh konsentrasi Hukum Tata Negara, beramanah di Direktur Kajian FKPH dan Humas LPM ManifesT. Ditulis menyikapi hangat kembali pembahasan berkenaan dengan kontitusi FH UB dibulan desember ini yang tiba-tiba digadang-gadang pemberlakuannya berkenaan dengan jati diri FH UB harga mati :)

29 September 2014

Kebijakan Publik BEM FH UB 2013

Aku bukan orator ulung, bukan juga pemerhati segala hal printil-ptintil tentang pemerintah baik produk kebijakannya atau politiknya, aku tak jarang hanya menjadi silent reader atas opini yang beredar, tak jarang hanya mengdengarkan ketika diskusi meski terkadang tersulut ketika forum sepi haha, hal yang paling utama aku tak begitu menyukai aksi dijalan yang tanpa kajian jelas atau sekadar ceremonial belaka hmm mungkin jika reformasi terulang aku ingin jadi bagian, bukan tiba-tiba hanya ada pesan singkat yang berbunyi "kenakan almamatermu, ayo turun kejalan". Sangat jauh memang duniaku dari sana tapi selalu disitu terkadang aku ditempatkan... kenangan berputar setahun lalu ketika berusaha mengabdi dalam "Kebijakan Publik BEM FH UB 2013" Bermakna Bersamamu, Bergerak Melayanimu - KP!! Bergerak Merakyat
terimakasih untuk pengalaman dan kenangannya, jujur aku merindukan nuansa kerja seperti dulu, penuh kekeluargaan dan kehangatan :)

Berbagi Kisah (Geng KP BEM FH UB 2013)

Tak mudah untuk kita, Hadapi perbedaan yang berarti, Tak mudah untuk kita, Lewati rintangan silih berganti | Kau masih berdiri, Kita masih di sini, Tunjukkan pada dunia, Arti sahabat, Kau teman sehati, Kita teman sejati, Hadapilah dunia, Genggam tanganku | Tak mudah untuk kita, Sadari saling mendengarkan hati, Tak mudah untuk kita, Pahami berbagi rasa di hati | Kau adalah, Tempat ku membagi kisahku, Kau sempurna, Jadi bagian hidupku, Apapun kekuranganmu
-Arti Sahabat oleh Nidji

25 September 2014

Disabilitas

Penyandang disabilitas merupakan istilah pengganti dari penyandang cacat atau orang dengan kecacatan atau orang cacat yang dahulu sering digunakan. Istilah ini disahkan pada Semiloka Terminologi “Penyandang Cacat” Dalam Rangka Mendorong Ratifikasi Konvensi Internasional Tentang Hak-Hak Penyandang Cacat pada tanggal 8-9 Januari 2009 di Gedung Balai Besar Rehabilitasi Vokasional Bina Daksa (BBRVBD), Cibinong, Bogor, Jawa Barat. Semiloka ini merupakan hasil kerjasama antara Komnas HAM bekerja sama dengan Departemen Sosial dan lembaga-lembaga terkait. Istilah penyandang disabilitas juga merupakan istilah yang digunakan pada skala internasional.


Lebih dari 600 juta penduduk di dunia memiliki gangguan fisik, sensorik, intelektual, atau mental dengan berbagai kondisi berbeda karena itu di Indonesia, pemerintah meratifikasi UN Convention on the Rights of Persons with Disabilities (Konvensi PBB mengenai Hak-hak Penyandang Disabilitas) atau disingkat UNCRPD pada November 2011. Diskriminasi terhadap penyandang disabilitas dilarang oleh banyak undang-undang. Terdapat dua perundang-undangan pokok mengenai penyandang disabilitas di Indonesia, yaitu Undang-Undang No. 4/1997 mengenai Penyandang Disabilitas beserta pengaturan implementasinya Peraturan Pemerintah No. 43/1998 (Upaya untuk Meningkatkan Kesejahteraan Sosial bagi Penyandang Disabilitas). Meskipun dalam prakteknya terkait disabilitas belum berjalan sebagaimana diharapkan


22 September 2014

Catatan ke Purwokerto

Bersama TIM UNSOED dan LO setelah penyisihan
Pagi itu mendadak dikirim pesan singkat dari Mas Ganjar nanyain tentang jadwal kegiatan dari hari kamis hingga sabtu, terus mendadak lagi ditelpon djairan buat nanyain hal yang sama. Akhirnya bertemulah didua titik kalau mereka meminta tolong untuk mengantikan dalam rangka lomba debat di UNSOED yang nama eventnya itu trilogy of coin yang fokusnya di MDGs diselenggarakan 18-20 September 2014.

30 November 2013

Beristirahat

Kdang Allah menghentikan sejenk langkh yatii..enth knapa..dri stu yatii bisa berpikr kmbli.. - Mas Nazhim
Mencoba senyum diphoto kiriman ke keluarga :')
Sebelumnya Alhamdulillah banget acara seminar nasional yang gak hanya menguras hati dan pikiran akhirnya selesai walau tak bisa dikatakan sempurna tapi toh saya berserta rekan-rekan panitia Invitational menyelesaikannya tetap dengan luar biasa, dan untuk saya sendiri akhirnya harus sedikit dibayar mahal dengan kurang lebih dua hari dua malam mendekam di RSSA (Rumah Sakit Saiful Anwar) Malang.

04 November 2013

Disitu tempatku

Lagi berkirim pesan via bbm dengan salah seorang senior di FH pada akhirnya ngobrol dan teringat sudah dua kali orang tua saya mengunjungi saya di bumi arema ini hhe :D , sudah dua kali mereka saya ajak ke fakultas hukum universitas brawijaya, sudah dua kali juga saya menunjukkan tempat yang sama dengan nada kebanggaan, kini saya berharap dikunjugan berikutnya saya bercerita tentang hal itu dengan nada yang sama, dengan suara dan kemampuan yang telah mantap "disitu tempatku"

Nah ini ma, pak tempat kuliah yati :) bagus yak daripada didepok dulu agak kecil hhe, ini gedung perkuliahan *nunjuk kegedung B, kalau disini perpustakaan dan ruang pertemuannya *nunjuk kegedung A, nah kalau disini itu lembaga otonomnya kayak eskul gitu disekolah.

Yati ikut yang mana? tanya mama serta kak dhana ...ikut yang ini *nunjuk badan eksekutif mahasiswa, terus ikut yang ini buat jurnalistik *nunjuk LPM ManifesT, sama ikut yang ini *nunjuk FKPH FH UB. yati baru aja loh keterima di BEM (pas itu pengen nunjukin nama pengumuman tapi ternyata udah dicabut), nah ini di mading ada produk jurnalistik yati yang pertama *nunjukin ManifesT on Screen. Widiih percaya deh bapak sama mama, tapi tetep diinget ya kuliahnya :)

"Gimana organisasinya?" tanya bapak pas lagi diajak jalan ke FH dipertemuan berikutnya. "Sekarang yati jadi staff kebijakan publik pak yang nanganin dan ngadain aksi (red-demo kalau buat orang tua) di BEM" bangga pakai banget nunjuk kearah BEM, "disini yati juga udah jadi reporter (hhe walau setelah dihitung produk jurnalistik saya masih magang) *nunjuk kearah ManifesT, kalau disini yati udah jadi staff riset "nunjuk FKPH.
Penampilan Badan Eksekutif Mahasiswa FH UB
Sambut Manifestor 2013 *pertama kali pakai HEM
Presidium Sidang III di MUSANG FKPH

Terus mau jadi apa setelah ini
Yati bakal jadi menteri di BEM FH UB, bakal jadi salah satu jajaran pimpinan di ManifesT, bakal jadi direktur di FKPH #nada optimis.


Ah kini ternyata saya malah sampai disebuah titik yang membuat saya terus bertanya "haruskah saya teruskan?" toh semua tetap akan baik-baik saja karena selama ini yang ada hanya saya yang tidak baik ketika harus kesal dengan orang, harus menangis menahan kesal, dkk. organisasi ini memang tempat pengembangan dan sirkus emosi dimana ketika terlatih kamu akan memukai tapi jika tidak maka kamu hanya akan jadi bualan. toh selama ini hanya saya yang butuh berkembang ... ini semua tentang pertanggungjawaban saya habiskan masa muda seperti apa (wuiiih berat haha kata-katanya)

Saya rindu nada optimis yang pernah saya gemakan di fakultas hukum universitas brawijaya disaksikan oleh orang tua dan kakak :') bismillah, innallaha ma'ana ...

21 Oktober 2013

Catatan Yogyakarta

Berawal dari pesan singkat di group BBM "laskar mayor" dari si Indri yang bilang : ada yang udah liat blog geodesi UGM, GRANDIS masuk 10 besar finalis LKTIM. aku langsung ngecek webnya meskipun si Indri juga udh ngirim snapshot di group, hhe dan ternyata benar :) alhamdulillah karya tulis ini bisa jadi finalis walaupun dikerjakan dalam semngat yang fluktuatif dan sempet dibilang sama mas ganjar kalau nulisnya gak pakai hati, metpennya berantakan bla..bla..bla *tuhan, Si Akhi ini bawel sekali hhe.

Pengumuman itu tanggal 12 Oktober diposting diblog. tanggal 13 Oktober kita semua baru tahu dan yang paling parah tanggal 14-15 itu cuti bersama Idul Adha maka gak bisa deh ngurus proposal buat keberangkatan ke Yogya. Modal nekat plus semangat berharap kalau proposal bisa cair dalam waktu sehari tanpa revisi dan ternyata alhamudillah dimudahkan karena propsal cair walau beberapa senior sempat bilang "kalian kenapa minta kedekanat dikit banget, itukan hak kalian dek, lain kali konsul ya" tapi jujur aja dikasih duit kita udah lega banget walau memang itu bikin hidup pas-pasan banget di Yogya.

Ini cerita catatan yogyakarta ...

08 September 2013

..

SELAMAT DATANG DALAM PERMAINAN DINAMIKA


Kata ini tak seindah yang terlihat di gerbang-gerbang kota, kata ini tak sehangat yang terasa saat dilafalkan para penghuni rumah, tak semanis ucapan penyambut tamu. Tapi kata ini memiliki esensi sebagai mana semestinya yaitu kata gerbang awal, dan memasukinya tetap ada pembelajaran dan pengamatan serta romansa tersendiri. Bersiap dan terus berdoa  (˘สƒฦช˘) 

P.s : maaf untuk tulisan singkat ini

06 Juli 2013

Duhai Diri

Jangan tanyakan kapan kebangkitan Islam,
karena islam pasti bangkit dan itulah adalah janji Allah...
Tapi tanyakan apa yang kamu lakukan untuk menegakkan Islam dimuka bumi
- Felix Siaw
Hari ini apa yang engkau lakukan?
Semenjak bangun pagimu
Hingga malam membersamaimu
Sudahkah engkau panjatkan puja-puji kesyukuran?
Atas segala nikmat yang terlimpahkan

28 Juni 2013

Mentor, Mentee, Mentoring (Ebook)

"Tarbiyah memang bukan segalanya,
Tapi segalanya berawal dari tarbiyah,"
Hasan Al Banna.


MENTOR
Mentor berasal dari perkataan Greek yang bermaksud rakan, kaunselor atau guru yang boleh dipercayai. Mentor biasanya terdiri dari orang yang mempunyai pengalaman dalam memberi pertolongan kepada mereka yang memerlukannya.

MENTEE
Mentee pula dirujukan kepada individu yang menerima pertolongan. Dalam memberi khidmat menolong, mentor yang berpengetahuan dan berpengalaman bertindak sebagai pembimbing, rakan dan guru kepada mentee yang memerlukan bantuan.

MENTORING
Kegiatan pembinaan, pengarahan dalam sebuah kelompok yang tetap dimana terjadi komunikasi dua arah antara Mentor dan Mentee untuk bertukat pikiran. Mentoring adalah menumbuhkan manusia — Helen Lowerie Marshall.

Mungkin kurang lebih pengertian itulah yang kamu temukan di literatur dan didunia maya tentang tiga kata yang berkaitan : Mentor, Mentee, Mentoring. Kata-kata yang menjadi dunia baru tersendiri dalam kehidupan ku hmm gak benar-benar baru sih karena di SMA sudah sempat berkenalan sempet jadi mentor dadakan juga, tapi rasanya aku akan terjun lebih dalam didunia ini dalam masa perkuliahan.

Opini tentang mentoring itu bukan sekadar nerima materi trus pulang, ada sensasi tersendiri mulai dari excited materinya apa dan blum lagi pas banget dulu kakak mentorku ngasih materi tentang palestina dan suruh kita baca bukunya shofwan al banna - palestine EGP dan jujur itu buku tebal pertama yang aku baca selain novel barat sekelas harry potter. kemudian recharge spriti, dan Mentoring itu ukhuwah... pertemanan yang manis dalam ikatan akidah

12 Juni 2013

Kenapa saya memilih jalan ini?

Bismillah...
Rabbisy rahli sadri wa yassirli amri wahlul ‘uqdatan min lisani yafqahu qauli
Ya Allah! Lapangkanlah dadaku, mudahkanlah pekerjaanku (urusanku) dan lancarkanlah lidahku agar mereka faham pembicaraanku

Pertanyaan itu selalu dipertanyakan berulang kali seiring dengan cibir tajam terkait jalan yang ku pilih ini, yang ntah kenapa malah memperkuatku untuk tetap memilih jalan ini, jalan yang belum kau pahami secara keseluruhan dan aku telah mempelajarinya. Karena aku ingin membuktikan bahwa kebenaran itu adalah yang hakiki bukan seperti sumbang disana.

Percayalah aku dalam keadaan sadar tanpa pengaruh tipu daya apapun atau bahkan virus merah jambu saat memilih jalan ini, hatiku yang tegas mengatakan ini jalanku maka ketika kau tanya kenapa aku memilih jalan ini sungguh terkadang lidahku tak sanggup mengutarakan alasan spesifiknya, tapi yang pasti aku memilih jalan ini tidak dengan alasan sedangkal kubangan air kala hujan.

06 Juni 2013

#UKT

Tulisan ini hanya bertujuan pencerdasan semata terkait #UKT yang diketahui telah diberlakukan di perguruan tinggi, sekadar ingin menyampaikan bahwa para mahasiswa telah satu frame untuk #TolakNominalUKT yang dirasa mahal, sekarang ini yang perlu dilakukan adalah disaat #KawalUKT agar pelaksanaannya tidak menyimpang terlalu jauh dari hal yang ditetapkan. semoga kedepan bisa bergerak lebih baik :')


Congratulation :) #GraduationDay

Ini sebenarnya postingan expired karena momentnya sendiri itu tanggal 1 Juni 2013, tapi berhubung kemaren saya tidak dalam keadaan fit dan itu ntah kenapa berhubungan dengan semangat menulis, maka jadilah moment wisuda kakak-kakak Universitas Brawijaya terekam dalam pikiran saya :) , tapi hari ini hhe saya habis liat postingan Mbak Bila disini maka saya memutuskan untuk mengawetkan ingatan itu dalam bentuk tulisan.

Mbak Ira, Mbak Fatma, Mbak Icha, Mas Daniar, Mas Rendy, Mas Arga, Mas Ridwan ... Serta kakak-kakak lain yang mungkin kita belum kenal tapi saya percaya bahwa almamater biru ini menyatukan kita semua :) Saya Nur Hadiyati FH UB 2012 mengucapkan selamat pada kalian semua, saya senang mengingat senyum kemenangan itu, saya mendoakan sukses selalu untuk berjuang ditempat lain, membangun Indonesia Jaya

Sebagian dari Wisudawan dan Wisudawati FH :)

14 Mei 2013

Donor Darah Sebagai Gaya Hidup

Akhirnya bisa juga melakukan sebuah ritual amal baru semoga bisa jadi ladang pahala hhe :)



Terimakasih BEM FH UB yang udah ngadain lagi donor darah dan saya bisa jadi bagian didalamnya, akhirnya setelah kurang lebih tiga kali mencoba donor ditolak karena alasan tensi hmm kalau berat badan mah memadai banget eh sekarang semuanya memenuhi kriteria yeah *Kepal tangan.

23 April 2013

Debat Mahkamah Konstitusi 2013

Sebuah perjalanan panjang ...
Dari malam malam penuh kata
Dari siang siang penuh diskusi
berkutat dengan kertas, bergulat dalam argumen
Pembelajaran... Begitu Indah :)

Assalamualaikum Wr.Wb
Selamat Siang kepada ...
Dewan juri yang terhormat, Rekan Pro yang bersemangat, Hadirin yang berbahagia,
Dan Rekan Kontra yang sangat saya cintai... satu perjuangan
Kami dari Universitas Brawijaya
Saya  Nurhadiyati sebagai Pembicara 1,
Bagus Tri Adikarya sebagai Pembicara 2, dan Zihan Syahani Sebagai Pembicara 3
Salam Sejahtera untuk kita semua 

Dimulai dari beberapa minggu yang silam ketika namaku tercantum dalam peserta debat mahkamah konstitusi mewakili brawijaya, akhirnya langkah awal pun dimulai bareng Mbak Zihan Syahyani sama Mas Bagus Adikarya sebagai debater dan tak lupa Mbak Mira Fajriyah dan Mbak Iswatul Hasanah yang jadi official yang luar biasa dan tanpa letih :)

14 April 2013

Upgrade : MAHASISWA !!

HIDUP MAHASISWA

Teriakan lantang penghidup gelora mahasiswa, untuk tetap menjalankan peran yang telah diamanahkan karena sungguh kawan mahasiswa itu adalah kehebatan. maka pada awal tulisan ini selain teriakan lantang itu saya ucapkan salam satu jiwa para pemimpin bangsa.

Mahasiswa, Maha Terpelajar...
Berada dikelas menengah yang mengalami perjuangan di bagian akar rumput dan punya kapasistas seorang elite. kaum intelektual dimana kata ini sendiri pertama kali diperkenalkan oleh Hatta dalam "Tanggung Jawab Moral Kaum Intelegensia” Hatta berkata, "Berdiam diri melihat kesalahan dan keruntuhan masyarakat atau negara berarti mengkhianat pada dasar kemanusiaan, yang seharusnya menjadi pedoman bagi kaum intelegensia pada umumnya #130413

07 Maret 2013

Trio Bungsu di Awal Maret :)

Awal bulan ini hmm sebenernya tepatnya mulai akhir bulan Februari kemarin sih, banyaak cerita tentang kelanjutan dari Trio dan mungkin Akhi kita bersama yang semakin sibuk setelah menjabat jadi menteri #GoFightWin !!! (oh ya cerita sebelumnya yang mau tau personilnya disini haha)

06 Maret 2013

Grafologi Singkat

membacatulisantangan.com
Yang mau dijabarin itu bukan grafologinya hhe soalnya aku sama sekali gak mahir dan buat yang penasaran juga bisa googling sendiri euy *jaman...jaman, nah tapi yang pengen tak tulis itu sebuah pengalaman pas tulisan kita dibaca orang :D

25 Januari 2013

IP Perdana

A : Yati sekarang kuliah dimana? IPnya Berapa?
B : Gimana IP Perdana?
C : IPnya udah keluar belum?
D : IPku jelek ya, kalau kamu gimana?

Dan posting ini adalah bentuk jawaban saya buat temen-temen hhe IP saya cukup Alhamdulillah, iya cukup bagus bisa... cukup jelek juga bisa :p, jadi tergantung perspektif teman-teman akan makna cukup ya :)

Variabel : KAMMI dan FH UB (Perspektif Saya) Kaitan Kepentingan

Saya ingin menulis sedikit tentang ketakutan tentang “kepentingan” yang berada di FH UB, ada sebuah statement menarik di ask.fm sesungguhny...