Tampilkan postingan dengan label Brawijaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Brawijaya. Tampilkan semua postingan

09 Desember 2015

Variabel : KAMMI dan FH UB (Perspektif Saya) Kaitan Kepentingan

Saya ingin menulis sedikit tentang ketakutan tentang “kepentingan” yang berada di FH UB, ada sebuah statement menarik di ask.fm sesungguhnya kepentingan tidak separsial itu bahkan ada pepatah yang mengatakan bahwa tidak ada yang abadi selain “kepentingan”, semua orang yang punya pikiran dia pasti punya “kepentingan” dan menurut saya itu tidak masalah selama “kepentingan” itu memiliki nilai kebermanfaatan yang meluas, tidak menimbulkan kesewenangan, tidak menghalalkan apapun hingga menutup mata tentang kebenaran dan kebaikan. Saya percaya sebagai manusia dgn hati sanubari akan mampu memahami konsepsi “kepentingan” tidaklah menakutkan namun bisa jadi menguntungkan.



Kini saya bicara sebagai kader KAMMI sebagai organisasi ekstra kampus yang terlihat menakutkan sampai ada yang berkata “Say No To Omek”, apa ada yang salah ketika Saya dan teman-teman memilih belajar diluar kampus? Memilih sebuah ideologi untuk berproses? KAMMI dan OMEK lain kerap dibilang membawa kepentingan maka saya justru ingin menanyakan “Kepentingan” dari KAMMI apakah yang kalian kuatirkan?

Karena insya allah saya teman-teman di KAMMI memahami konsepsi beratnya sebuah amanah maka niscaya jika ada orang atau golongan lain dengan “kepentingan"nya mau beramanah maka mungkin saya akan mengajak teman-teman di KAMMI untuk fokus di komisariat bekerja dalam tataran masyarakat lebih luas saja bukan hanya dikampus. Toh nama KAMMI sudah punya gaung diera reformasi sebagai penghimpun masa terbesar. Buat apa harus capek-capek keluar uang buat dana kampanye, teriak-teriak dan segala teknik kampanye, jika terpilih mengerjakan sebarek program kerja dan pertanggungjawaban, intinya ketika teman-teman lain bisa main-main kita masih disibukkan. Sungguh yang dilakukan ini adalah upaya menebar kebermanfaatan dalam nilai kebaikan dan kebenaran sebagai bentuk ibadah karena tidak ada satupun keuntungan dunia bahkan yang ada kadang kebencian tanpa alasan mungkin beberapa luka ringan dalam tataran perpolitikan kampus.

Kuatir kalau KAMMI megang lembaga maka akan ada recruitmen sebesar-besarnya. Sekali lagi saya tegaskan bahwa jumlah kader KAMMI tidak sebanyak kader pergerakan lain di Brawijaya. Saat daurah marhalah atau proses pelatihan kader yang diadakan kurang lebih 4 kali dalam setahun, Fakultas hukum hanya mengirimkan paling banyak lima bahkan lebih sering absen dengan atau tanpa lembaga karena proses recruitmen yang benar-benar menekankan pada pemahaman bukan sekadar keanggotaan. Bahkan ketika dikatakan KAMMI memegang lembaga vital di BEM FHUB jaman saya 2012-2013 anak BEM yang mengikutkan diri dalam KAMMI bisa dikatakan hanya satu yaitu saya. Panjang kawan langkah dalam pengkaderan yang mencerdaskan.

Dan tadi saya malah denger selentingan "jangan pilih kami” (ah ntahlah mau mengarah pada KAMMI atau kegagalan memahami tata bahasa) nanti beasiswa tidak cair dimakan atau diambil sama orang mereka, lagi-lagi saya tegaskan nilai Islam yang diajarkan membentuk kader menjadi memahami konsepsi beratnya sebuah amanah dan kita tunduk pada ALLAH, makan uang atau barang milik orang lain itu haram. Setahun saya berproses di BEM sebagai anak KAMMI bahkan saya baru menerima beasiswa PPA Non Akademik saat golongan lain yang memegang. Teman-teman malah melakukan keluhan permasalahan beasiswa ketika dikatakan masa KAMMI tidak memegang BEM, saya ingat betul bersama KAMMI dan beberapa temen independen akhirnya berhimpun menganalisis nama yang tidak pantas dalam menerima beasiswa dan ketika meminta kejelasan justru malah bentakan dan bahkan saya bersama teman saya mendapat kata-kata “kan kamu udah dapet, kenapa masih sewot”. Jika teman-teman rajin lakukan langkah yang sama untuk penerima beasiswa maka pasti menemukan nama-nama ganjil dalam daftar penerima.

Kemudian adalagi slentingan yang membicarakan kepemimpinan BEM (eh anak-anakya masih ngotot BPM RDM jadi semoga tulisan saya berkenaan dengan relevansi nama bisa mencerakan) sebut saja Zubairi Fajar (penyebutan nama tidak bermaksud jelek) kurang mantap karena dia pernah di KAMMI, maka rasanya saya ingin saja posting seluruh data Kader KAMMI Fak.Hukum yang saya punya dari tahun 2007-2012 karena tidak ada nama saudara yang disebutkan. Benar saudara yang disebutkan diatas pernah berafiliasi di barisan perjuangan yang disebut-sebut milik KAMMI, namun sepertinya dia tidak selesai berproses disana karena terbukti yang berproses di KAMMI atau berafiliasi rata-rata sukses menjadi orang baik dikampus maupun diluar yang Alhamdulillah paham bagaimana cara bekerja. Saudara yang disebutkan diatas pun bahkan pernah mengabdi di BEM FH UB pada periode yang katanya dikuasai anak KAMMI dan jika memang tidak dibutakan dia akan memahami bagaimana cukup berusahanya kinerja BEM periode itu untuk bermanfaat bahkan jika diperhatikan dokumentasi program kerja yang masih abadi di google yang bisa dicari dengan keyword BEM FH UB. Sebagai catatan saya masih berusaha berteman dengan bertegur sapa dengan saudara Zubairi Fajar, tapi tulisan bagian ini hanya sebuah klarifikasi  atas statement yang saya dengar mengingat menyinggung sebuah gerakan mahasiswa yang telah membina saya.

Jika KAMMI seburuk itu “kepentingan"nya maka tidak akan ada orang diluar pergerakan ini yang berhimpun berjuang bersama untuk pemenangan politik kampus ini, bahkan lebih banyak dari jumlah kader KAMMI sendiri. Kita yang ingin FH terus bergerak lebih baik untuk kebaikan, kebenaran, dan kebermanfaatan berhimpun membawa gagasan kemajuan dalam nama yang berganti rupa dan mungkin akan tetap demikian berusaha menjawab kebutuhan masyarakat FH UB. Maka jangan pahami gerakan ini secara parsial dengan memberikan label seenak perasaan.

Saya tidak akan capek-capek membela KAMMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa) sebagai organisasi, yang saya bela adalah nilai yang terkandung didalamnya selama itu masih sesuai dengan titahNya. Jika memang ada yang salah dari saya, KAMMI, atau gerakan yang melakukan perjuangan maka mari kita bicarakan, ingatkanlah kami sebagai caranya para cendikiawan.

Relevansi Penamaan BPM RDM FH UB

Memahami hukum bukan hanya tentang substansi atau materiil namun cara pembentukan atau formil, hukum harus dipahami secara komprehensif sehingga jangan sampai ada kesalahan dalam pengunaan hukum hanya untuk pembenaran sebuah kepentingan yang bisa jadi merupakan kesalahan :)

Saya mencoba mengajak mahasiswa FHUB memahami dinamika kelembagaan di Fakultas Hukum Universitas Brawijaya. Berbicara tentang dasar hukum organisasi mahasiswa fakultas kita tercinta dalam Konstitusi Republik Demokrasi Mahasiswa FH UB yang dibuat pada tahun 2002. Konstitusi FHUB yang menurut saya sudah usang dan tidak lagi relevan menjawab kebutuhan zaman, memang takdir hukum berada dibelakang dinamika masyarakat tapi kita bisa memutuskan untuk perubahan, konsepsi amandemen yang selalu digadang ketika kini membahas penamaan lembaga eksekutif di FH UB, amandemen atau perubahan konstitusi sungguh sangat menarik untuk dilakukan namun bukan langkah mudah ditengah ketidakdewasaan pemikiran yang ada di FHUB (agak miris). Harapan saya pribadi mungkin nanti akan ada yang benar-benar mampu menginisiasi perubahan konstitusi kita ini

Menelusuri Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No 155 tahun 1998 atau Kepmen No.155 /U/1998 tentang Pedoman Umum Organisasi Kemahasiswaan di Perguruan Tinggi . Kepmen ini sepahaman saya masih menjadi dasar hukum tertinggi kegiatan organisasi mahasiswa. Dalam pasal 3 ayat 3 Kepmen ini berbunyi, "Bentuk dan badan kelengkapan organisasi kemahasiswaan intra perguruan tinggi ditetapkan berdasarkan kesepakatan antar mahasiswa, tidak bertentangan dengan peraturan perundangundangan yang berlaku, dan statuta perguruan tinggi yang bersangkutan".

Bentuk dan Kelengkapan diatur berdasar statuta perguruan tinggi, mengikuti dinamika perkembangan yang ada kemudian dikeluarkan SK Rektor Brawijaya pada tahun 2007 yang mengamanatkan untuk pergantian atau penyeragaman nama lembaga eksekutif mahasiswa menjadi BEM (Badan Eksektutif Mahasiswa) hal ini kemudian diamini LKM (Lembaga Kedaulatan Mahasiswa) dapat dilihat padaAD/ART LKM UB tahun 2008 (menurut sumber anggota DPM bahwa perubahan ditahun terakhir 2014 tidak menyentuh tataran BEM-F secara signifikan), AD/ART LKM UB merupakan sumber hukum tertinggi kegiatan organisasi mahasiswa di tataran Universitas Brawijaya. Dalam pasal 11 angka 8 AD (Anggaran Dasar) berbunyi, “Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas – selanjutnya disingkat BEMF – adalah lembaga tinggi eksekutif dalam kehidupan kemahasiswaan di tingkat Fakultas” sebagai bagian dari kelengkapan organisasi LKM UB (bahkan sebenarnya mengacu pada pasal ini maka DSM atau Dewan Senat Mahasiswa) tidak lagi relevan). Selanjutnya di ART (Anggaran Rumah Tangga) Pada BAB IX menjadi bagian khusus berkenaan dengan BEM atau Badan Eksekutif Mahasiswa.

Pasal 45
Hak dan kewajiban BEMF : (1) Melaksanakan segala ketetapan MUMF; (2) BEMF wajib menjunjung tinggi dan melaksanakan AD/ART LKM UB dan AD/ART mahasiswa fakultas; (3) BEMF mewakili mahasiswa fakultas baik kedalam maupun keluar fakultas.
Pasal 46
Pembentukan BEMF adalah otonomi masing-masing fakultas melalui MUMF dengan tidak melanggar ketetapan KM UB.
Pasal 47
Mekanisme hubungan : (1) Untuk kegiatan internal, BEMF memiliki hak otonomi, untuk kegiatan eksternal yang membawa nama Universitas Brawijaya harus terlebih dahulu berkoordinasi dengan EM UB; (2) Dalam pelaksanaan kegiatan-kegiatan terpusat yang dilaksanakan oleh EM UB, BEMF berada didalam koordinasi EM UB.

Kurang lebih begini gambar kinerja seluruh anggota badan kelengkapan LKM UB, sepemahaman saya ada beberapa perubahan yang telah dilakukan

Memasuki pembentukan peraturan perundang-undangan, Hans Nawiasky dalam bukunya yang berjudul “allgemeine Rechtslehre” dengan teorinya yang dikenal dengan istilah stuffenbowtheorie mengatakan suatu norma atau hukum selalu dalam bentuk berlapis-lapis atau memiliki jenjangan. Jenjangan ini kemudian berguna dalam penyelesaian konflik hukum, terdapat dua asas yang dapat digunakan menyelesaikan konflik  yang terjadi di Fakultas Hukum dimana terdapat perbedaan gramatikal terhadap penamaan lembaga eksekutif mahasiswa yakni (1) Asas lex superior derogat legi inferior. Apabila ada dua undang-undang yang mengatur objek yang sama maka undang-undang yang derajatnya lebih tinggi didahulukan keberlakuannya. Keberlakuan sebuah norma hanyalah keberlakuan norma lain yang direpresentasikan sebagai norma yang lebih tinggi. (2) Asas lex posteriore derogate lex priori (hukum yang baru mengalahkan hukum yang lama). Menurut Prof. Bagir Manan harus terdapat prinsip bahwa aturan hukum baru harus sederajat dengan aturan hukum lama dan mengatur tentang objek yang sama. Dalam konteksual kehidupan kampus di Brawijaya maka dapat dikatakan bahwa AD/ART LKM UB berada dalam jenjangan lebih tinggi dari Konstitusi Republik Demokrasi Mahasiswa Fakultas Hukum Brawijaya pemberlakukannya didahulukan, AD/ART LKM UB bersifat lebih baru dari Konstitusi FH UB. Sehingga sebagaimana dijabarkan diatas pelaksanaan organisasi mahasiswa di Fakultas tunduk pada aturan yang berada dalam tataran universitas, yang bersifat lebih baru dan lebih tinggi. hal ini sendiri secara sederhana dapat kita pahami di mars fakultas hukum dalam lirik dibawalah brawijaya, jaya-jaya fak hukum jaya.

Masuk dalam tataran administrasi. Pengertian dari pemerintahan menurut M. Kusnardi adalah sebagai urusan-urusan yng dilakukan oleh suatu negara dalam menyelenggarakan kesejahteraan rakyat atau warganya & kepentingan rakyatnya serta menjalankan dan melaksanakan tugas eksekutif, legislatif dan yudikatif. Kata Pemerintahan memiliki pengertian yang sangat luas sehingga dapat menimbulkan kebingungan, jika tidak percaya tanyakan saja pada adik-adik maba yang kerepotan untuk menjelaskan dan menceritakan kelembagaan eksekutif FHUB yang masih dengan nama BPM RDM. Sehingga pemilihan nama Badan Eksekutif Mahasiswa di FH UB adalah sebuah bentuk penegasan akan tujuan dan fungsi guna kesejahteraan mahasiswa FH UB terutama, dan saya pribadi berdasarkan pertimbangan yang ada menyimpulkan bahwa penamaan BPM RDM tidaklah lagi relevan. 

Selesai ditulis berdasarkan kemampuan dalam diri saya, Nur Hadiyati - Mahasiswi FH UB 2012, sedang menempuh konsentrasi Hukum Tata Negara, beramanah di Direktur Kajian FKPH dan Humas LPM ManifesT. Ditulis menyikapi hangat kembali pembahasan berkenaan dengan kontitusi FH UB dibulan desember ini yang tiba-tiba digadang-gadang pemberlakuannya berkenaan dengan jati diri FH UB harga mati :)

29 September 2014

Kebijakan Publik BEM FH UB 2013

Aku bukan orator ulung, bukan juga pemerhati segala hal printil-ptintil tentang pemerintah baik produk kebijakannya atau politiknya, aku tak jarang hanya menjadi silent reader atas opini yang beredar, tak jarang hanya mengdengarkan ketika diskusi meski terkadang tersulut ketika forum sepi haha, hal yang paling utama aku tak begitu menyukai aksi dijalan yang tanpa kajian jelas atau sekadar ceremonial belaka hmm mungkin jika reformasi terulang aku ingin jadi bagian, bukan tiba-tiba hanya ada pesan singkat yang berbunyi "kenakan almamatermu, ayo turun kejalan". Sangat jauh memang duniaku dari sana tapi selalu disitu terkadang aku ditempatkan... kenangan berputar setahun lalu ketika berusaha mengabdi dalam "Kebijakan Publik BEM FH UB 2013" Bermakna Bersamamu, Bergerak Melayanimu - KP!! Bergerak Merakyat
terimakasih untuk pengalaman dan kenangannya, jujur aku merindukan nuansa kerja seperti dulu, penuh kekeluargaan dan kehangatan :)

Berbagi Kisah (Geng KP BEM FH UB 2013)

Tak mudah untuk kita, Hadapi perbedaan yang berarti, Tak mudah untuk kita, Lewati rintangan silih berganti | Kau masih berdiri, Kita masih di sini, Tunjukkan pada dunia, Arti sahabat, Kau teman sehati, Kita teman sejati, Hadapilah dunia, Genggam tanganku | Tak mudah untuk kita, Sadari saling mendengarkan hati, Tak mudah untuk kita, Pahami berbagi rasa di hati | Kau adalah, Tempat ku membagi kisahku, Kau sempurna, Jadi bagian hidupku, Apapun kekuranganmu
-Arti Sahabat oleh Nidji

21 Oktober 2013

Catatan Yogyakarta

Berawal dari pesan singkat di group BBM "laskar mayor" dari si Indri yang bilang : ada yang udah liat blog geodesi UGM, GRANDIS masuk 10 besar finalis LKTIM. aku langsung ngecek webnya meskipun si Indri juga udh ngirim snapshot di group, hhe dan ternyata benar :) alhamdulillah karya tulis ini bisa jadi finalis walaupun dikerjakan dalam semngat yang fluktuatif dan sempet dibilang sama mas ganjar kalau nulisnya gak pakai hati, metpennya berantakan bla..bla..bla *tuhan, Si Akhi ini bawel sekali hhe.

Pengumuman itu tanggal 12 Oktober diposting diblog. tanggal 13 Oktober kita semua baru tahu dan yang paling parah tanggal 14-15 itu cuti bersama Idul Adha maka gak bisa deh ngurus proposal buat keberangkatan ke Yogya. Modal nekat plus semangat berharap kalau proposal bisa cair dalam waktu sehari tanpa revisi dan ternyata alhamudillah dimudahkan karena propsal cair walau beberapa senior sempat bilang "kalian kenapa minta kedekanat dikit banget, itukan hak kalian dek, lain kali konsul ya" tapi jujur aja dikasih duit kita udah lega banget walau memang itu bikin hidup pas-pasan banget di Yogya.

Ini cerita catatan yogyakarta ...

06 Juni 2013

#UKT

Tulisan ini hanya bertujuan pencerdasan semata terkait #UKT yang diketahui telah diberlakukan di perguruan tinggi, sekadar ingin menyampaikan bahwa para mahasiswa telah satu frame untuk #TolakNominalUKT yang dirasa mahal, sekarang ini yang perlu dilakukan adalah disaat #KawalUKT agar pelaksanaannya tidak menyimpang terlalu jauh dari hal yang ditetapkan. semoga kedepan bisa bergerak lebih baik :')


Congratulation :) #GraduationDay

Ini sebenarnya postingan expired karena momentnya sendiri itu tanggal 1 Juni 2013, tapi berhubung kemaren saya tidak dalam keadaan fit dan itu ntah kenapa berhubungan dengan semangat menulis, maka jadilah moment wisuda kakak-kakak Universitas Brawijaya terekam dalam pikiran saya :) , tapi hari ini hhe saya habis liat postingan Mbak Bila disini maka saya memutuskan untuk mengawetkan ingatan itu dalam bentuk tulisan.

Mbak Ira, Mbak Fatma, Mbak Icha, Mas Daniar, Mas Rendy, Mas Arga, Mas Ridwan ... Serta kakak-kakak lain yang mungkin kita belum kenal tapi saya percaya bahwa almamater biru ini menyatukan kita semua :) Saya Nur Hadiyati FH UB 2012 mengucapkan selamat pada kalian semua, saya senang mengingat senyum kemenangan itu, saya mendoakan sukses selalu untuk berjuang ditempat lain, membangun Indonesia Jaya

Sebagian dari Wisudawan dan Wisudawati FH :)

14 Mei 2013

Donor Darah Sebagai Gaya Hidup

Akhirnya bisa juga melakukan sebuah ritual amal baru semoga bisa jadi ladang pahala hhe :)



Terimakasih BEM FH UB yang udah ngadain lagi donor darah dan saya bisa jadi bagian didalamnya, akhirnya setelah kurang lebih tiga kali mencoba donor ditolak karena alasan tensi hmm kalau berat badan mah memadai banget eh sekarang semuanya memenuhi kriteria yeah *Kepal tangan.

23 April 2013

Debat Mahkamah Konstitusi 2013

Sebuah perjalanan panjang ...
Dari malam malam penuh kata
Dari siang siang penuh diskusi
berkutat dengan kertas, bergulat dalam argumen
Pembelajaran... Begitu Indah :)

Assalamualaikum Wr.Wb
Selamat Siang kepada ...
Dewan juri yang terhormat, Rekan Pro yang bersemangat, Hadirin yang berbahagia,
Dan Rekan Kontra yang sangat saya cintai... satu perjuangan
Kami dari Universitas Brawijaya
Saya  Nurhadiyati sebagai Pembicara 1,
Bagus Tri Adikarya sebagai Pembicara 2, dan Zihan Syahani Sebagai Pembicara 3
Salam Sejahtera untuk kita semua 

Dimulai dari beberapa minggu yang silam ketika namaku tercantum dalam peserta debat mahkamah konstitusi mewakili brawijaya, akhirnya langkah awal pun dimulai bareng Mbak Zihan Syahyani sama Mas Bagus Adikarya sebagai debater dan tak lupa Mbak Mira Fajriyah dan Mbak Iswatul Hasanah yang jadi official yang luar biasa dan tanpa letih :)

14 April 2013

Upgrade : MAHASISWA !!

HIDUP MAHASISWA

Teriakan lantang penghidup gelora mahasiswa, untuk tetap menjalankan peran yang telah diamanahkan karena sungguh kawan mahasiswa itu adalah kehebatan. maka pada awal tulisan ini selain teriakan lantang itu saya ucapkan salam satu jiwa para pemimpin bangsa.

Mahasiswa, Maha Terpelajar...
Berada dikelas menengah yang mengalami perjuangan di bagian akar rumput dan punya kapasistas seorang elite. kaum intelektual dimana kata ini sendiri pertama kali diperkenalkan oleh Hatta dalam "Tanggung Jawab Moral Kaum Intelegensia” Hatta berkata, "Berdiam diri melihat kesalahan dan keruntuhan masyarakat atau negara berarti mengkhianat pada dasar kemanusiaan, yang seharusnya menjadi pedoman bagi kaum intelegensia pada umumnya #130413

07 Maret 2013

Trio Bungsu di Awal Maret :)

Awal bulan ini hmm sebenernya tepatnya mulai akhir bulan Februari kemarin sih, banyaak cerita tentang kelanjutan dari Trio dan mungkin Akhi kita bersama yang semakin sibuk setelah menjabat jadi menteri #GoFightWin !!! (oh ya cerita sebelumnya yang mau tau personilnya disini haha)

06 Maret 2013

Grafologi Singkat

membacatulisantangan.com
Yang mau dijabarin itu bukan grafologinya hhe soalnya aku sama sekali gak mahir dan buat yang penasaran juga bisa googling sendiri euy *jaman...jaman, nah tapi yang pengen tak tulis itu sebuah pengalaman pas tulisan kita dibaca orang :D

25 Januari 2013

IP Perdana

A : Yati sekarang kuliah dimana? IPnya Berapa?
B : Gimana IP Perdana?
C : IPnya udah keluar belum?
D : IPku jelek ya, kalau kamu gimana?

Dan posting ini adalah bentuk jawaban saya buat temen-temen hhe IP saya cukup Alhamdulillah, iya cukup bagus bisa... cukup jelek juga bisa :p, jadi tergantung perspektif teman-teman akan makna cukup ya :)

08 Januari 2013

Pelantikan SIM 2012

Akhirnya setelah SIM CAMP yang aku sempat ceritain disini, aah aku ingat ketika diajarkan untuk menjadi sosok manusia yang intelektual *Udah berhasil belum ya??? pola pikir rasional :) . Sekolah intelektual muda resmi ditutup dipelantikan ini dan bakal ada kelanjutan yaitu SIM Forum

ูَุงุฐْูƒُุฑُูˆุง ุขู„َุงุกَ ุงู„ู„َّู‡ِ ู„َุนَู„َّูƒُู…ْ ุชُูْู„ِุญُูˆู†َ

Maka ingatlah nikmat-nikmat Allah supaya kamu mendapat keberuntungan.
(Al-A’raaf: 69)

Hari ini digaezebo pusat brawijaya hmm banyak anak-anak yang bilang gazebo FK *Ah sebdo kodok yang penting gazebo. bareng peserta sim kemarin dan panitia yang udah pakai kaos baru kita mulai pelantikan SIM 2012 sehingga semua resmi menjadi sebuah keluarga besar, subhanallah indahnya ukhuwah :)

Keluarga Besar SIM 2012

05 Januari 2013

Trio dan Akhi kita bersama :D

Aku pernah bilang dipostingan #2013 tentang orang-orang baru yang sama temui dan mereka semua luar biasa... mereka semua nambahh list orang -orang luar biasa dalam hidup saya setelah keluarga, dan teman-teman yang dulu saya temui di waktu dan tempat yang  berbeda.

Orang-orang yang luar biasa yang baru saya kenal ini bergabung dalam sebuah majelis yang kita sebut dengan 0cm dan saya bingung kalau neyebutin satu - satu. Yang pasti mereka adalah rekan seperjuangan saya di 2012, senior-senior saya yang subhanallah dari 2011-2009 *adasih angkatan tua kayak 2007 dll yaah tapi gak gitu eksis lagi, mereka mungkin istilahnya buat saya the invisble handnya 0cm deh

Perkenalkan ya orang-orang yang intensitas sedikit lebih banyak dalam mengisi perkuliahan saya di brawijaya ini, sebenernya si cuman Trio Akhwat doang tapi kadang-kadang si Akhi ada juga dan masih bisa bantuin kita hhe *Klarifikasi

30 Desember 2012

Semester 1 Fakultas Hukum

Mendekati UAS dan dalam keadaan akhir bulan menuju tahun baru, kembali minjem modem temen buat sekadar sharing ilmu pengetahuan hhe :)

Semoga semua temen-temen FH UB 2012 bisa lulus dengan IP memuaskan deh disemster satu ini dan kayak kata dosen saya ibu Yeni Eta --> Semoga kita ketemuan lagi dimatkul berikutnya yaitu hukum perdata dan dagang ya nak :) jangan ketemu di PHI lagi !!

Alhasil pekan sunyi yang beneran sunyi tanpa aktivitas apapun, merangkum matkul yang jadi prasyarat utama nih, monggo didownload semoga bermanfaat

PENGANTAR ILMU HUKUM

*ini hanya tulisan tangan :) , kalau mau format pdf monggo ke blog  mawapres FH  mas rendy disini

PENGANTAR HUKUM INDONESIA

ILMU NEGARA


21 Desember 2012

0cm...


0 Cm ...
Kita bukan omek (Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus)
Kita juga bukanlah sebuah partai
Kita adalah kumpulan mahasiswa yang bersatu
Berjuang dengan cita menuju FH lebih baik
Dalam satu visi yaitu kebaikan :')

11 Desember 2012

Tentang #AkunAnonim


Sekarang ini di Dunia Maya semua informasi dapat disalurkan, katanya sih glolbalisasi yang menghasilkan individu baru yang berpikir rasional... namun sayang terkadang informasi yang disampaikan tidaklah lagi rasional seperti yang dilakukan para #AkunAnonim.

Saya dan sedikit kesenangan kepada menulis sedikit kecewa dengan adanya #AkunAnonim yang jelas - jelas menodai dunia pertulisan yang saya pahami sebagai sarana penyampaian aspirasi agar bisa menjadi sebaik-baiknya makhluk yang bermanfaat... coba bayangkan ketika tulisan itu tidak bisa dipastikan siapa penulisnya

Kata itu ibarat pedang,
diasah oleh nurani,
dipertajam oleh pikiran,
ditebaskan oleh mereka yang berani

BERANI !!! Berani menunjukkan jati dirinya, Berani menyampaikan sesuatu yang bermanfaat dan mengandung kebenaran, Berani untuk menulis tanpa campur tangan atau intevensi kepentingan lain selain berbagi, Berani mempertanggungjawabkan tulisan tersebut... menurut saya sifat BERANI ini tidak akan pernah bisa ditemukan di #AkunAnonim.

08 Desember 2012

Politik itu Cinta #undefinition

Politik menurut Aristoteles berarti
usaha yang ditempuh warga negara
untuk mewujudkan kebaikan bersama


Politik itu definisi umumnya adalah teknik untuk mencapai tujuan kalau boleh dibilang ya sebagai seni strategi lah... sayangnya definisi umum politik udah gak seindah itu, politik jadi kotor gara-gara politikus yang menghalalkan segala cara untuk tujuannya, politik jadi satu topik berat mengenai kekuasaan yang anti dibahas deh menurut saya hhe :D. dan sekarang Politik itu seperti cinta yang tidak bisa didefinisikan, you only now after you try ... it's about learning by doing

Paradigma politik nilai itu memang dimulai dari sebuah kecenderungan (OK.. jadi gak ada satu manusiapun yang bisa netral masalah tujuan) kemudian berkembang jadi keikut sertaan, pemberian sesuatu atau kontribusi dan yang terakhir adalah konsistensi. Langkahnya benar tapi menurutku sebenar-benarnya langkah itu adalah yang dil'akukan dengan kebaikan. bukankah kebaikan itu lebih utama daripada iman ...

Politik merupakan sebuah kompromi bukan koalisi semata

05 Desember 2012

Sekolah Intelektual Muda 2012

SIM 2012 ... SALAM INTELEKTUALITAS !!

Tertanggal 30 November 2012 hingga 02 Desember 2012 kembali menghabiskan waktu diluar asrama yaitu di Lawang dalam rangka SIM atau sekolah intelektual yang merupakan program BEM FH UB. bayar 35.000 rupiah dan pengalaman yang didapat itu lebih dari jumlah bayaran sumpaaah !! ini adalah extraordinary activities !!!

28 November 2012

Resume Hari Besar \(^.^)/

Ditulis lagi pelajaran Ilmu negara dengan mata tinggal beberapa watt, perut keroncongan, dan sedikit letih tapi eiits tetap berusaha semangat yeaah \(^_^)/ !! kemudian tulisan ini kembali terabaikan oleh kesibukan yang jadi buat judul tulisan berganti dari Great weekend menjadi Resume Hari Besar... kembali mengenang empat hari lalu pas weekend plus tiga hari sebagai waktu kontribusi, tujuh hari yang menurut temen-temen itu melelahkan tapi buat aku yang become greatest day !!!!.

Tujuh hari untuk : Bromo, Lakestra FKPH di Lawang, Malam Inagurasi, Kepanitian Talknas - Simposium - Field Trip dalam rangka refleksi mengenang 6 Tahun kasus Lapindo Brantas.


Variabel : KAMMI dan FH UB (Perspektif Saya) Kaitan Kepentingan

Saya ingin menulis sedikit tentang ketakutan tentang “kepentingan” yang berada di FH UB, ada sebuah statement menarik di ask.fm sesungguhny...