16 Agustus 2013

dan Qunut untuk Saudara bergema

Setiap tetes peluh dan darah,
Tak akan sirna ditelan masa
Segores luka di jalan ﷲﺍ,
Kan menjadi saksi pengorbanan

-nyanyian mujahid terekam di Bingkai Kehidupan - Shoutul Harakah

Aku tuliskan di Qunut untuk saudara disana dan ntah kenapa hati selalu mendadak gerimis akhir - akhir ini, mungkinkah ini ukhuwah ya Rabb?

Ketika disini masih bisa tersenyum dan tertawa dalam damai "maka nikmat tuhanku yang mana lagi yang sanggup ku dustakan". Aku percaya nikmatNya tersebar disegala penjuru bumi semoga Saudara/i ku merasakannya hingga mereka merasa tak sendiri dan mereka punya kesempatan yang untuk tersenyum walau dalam syahid :')


Aku hambamu Ya Rabb selalu percaya akan janjimu yang tertulis manis dalam al-quran sepertiلايكلف الله نفساً إلا وسعها "Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya". beri Saudara/i ku kekuatan untuk kuat seperti janjimu, buahi mereka kemenangan yang manis sepeti يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا إِنْ تَنْصُرُوا اللَّهَ يَنْصُرْكُمْ وَيُثَبِّتْ أَقْدَامَكُمْ "Hai orang-orang mu'min, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu."  :)

Aku tak ingin menuliskan dan merasa tak memiliki kemampuan untuk membeberkan fakta seberapa banyak luka tegores, darah tersimbah, statistik jumlah mendadak yatim piatu apalagi menuliskan dan melampirkan angka korban sebagai gedoran untuk meyakinkan untuk peduli karena mungkin hatiku bisa mendadak hujan badai. dan hati sekarang jujur sedikit bergemuruh ketika masih ada yang begitu naif menganggap ini hanya kepentingan semata, ah aku merindukan realisasi "Bukankah muslim itu satu tubuh, ibarat tangan terluka maka mata yang kan menangis"... salahkah aku yang tak ingin dan tak berkemampuan menulis ini??

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Variabel : KAMMI dan FH UB (Perspektif Saya) Kaitan Kepentingan

Saya ingin menulis sedikit tentang ketakutan tentang “kepentingan” yang berada di FH UB, ada sebuah statement menarik di ask.fm sesungguhny...