My Life My Adventure and My Story

03 April 2013

Cinta Versi Guru Tahsin

Rabu, April 03, 2013 Posted by n.hadiyati , , , , , 1 comment
Ah… aku bukan Fatimah Az Zahra yang dicari,&nbsp
tapi dia umpama Ali bin Abi Thalib yang dinanti :’)

Jika DIA bisa memisahkan kita dengan orang yang tak kita sangka akan meninggalkan kita, jangan raguan kemampuan-Nya menyatukan kita dengan orang yang tak kita sangka bisa kita miliki - Rindu


Saat pertama kali berjumpa denganmu, aku bagaikan berjumpa dengan saktah, hanya bisa terpana dengan menahan nafas sebentar.

Aku dimatamu mungkin bagaikan nun mati diantara idgham billaghunnah, terlihat, tapi dianggat tak ada.

Aku ungkapkan maksud dan tujuan perasaanku seperti idzhar, jelas dan terang.

Jika mim mati bertemu dengan ba disebut ikhfa syafawi, maka jika aku bertemu dirimu itu disebut cinta.

Sejenak pandangan kita bertemu, lalu tiba-tiba semua itu seperti idgham mutamaatsilain, melebut jadi satu.

Cintaku padamu seperti Mad Wajib Muttasil, paaling panjang diantara yang lain.

Setelah kau terima cintaku nanti, hatiku rasanya seperti qalqalah kubro, terpantul-pantul dengan keras.

Dan akhirnya setelah lama kita bersama maka cinta kita seperti iqlab, ditandai dengan dua hati yang menyatu.

Sayangku padamu seperti mad thobi'i dalam quran, buanyaak banget.

Semoga dalam hubungan kita ini layaknya idgham bilaghunnah ya, cuman berdua seperti lam dan ro.

Meski perhatianku gak terlihat kayak alif lam syamsiah, cintaku padamu seperti alif lam qomariah, terbaca jelas.

Kau dan aku seperti idghom mutaqooribain, perjumpaan 2 huruf yang sama makhrajnya tapi berlainan sifatnya.

Aku harap cinta kita seperti waqa lazim yang terhenti sempurna di akhir hayat

Layaknya huruf takhim, namamu pun bercetak tebal di fikiranku.

Seperti hukum imalah yang dikhususkan untuk Ro' saja, begitu juga aku yang hanya untukmu.

Semoga aku jadi yang terakhir untuk kamu seperti mad aridlisukun.

P.S :
Kutipan dari sebuah page facebook,, hmmm kalau ditanya untuk siapa maka jawabanku adalah untuk CaIm --> Calon Imamku yang namanya telah dituliskan lauh mahfuz

1 komentar: