My Life My Adventure and My Story

12 April 2012

Minimnya Pengabdian Mahasiswa

Kamis, April 12, 2012 Posted by n.hadiyati , , , No comments

"With great power comes great responsibility"Spiderman



PENGABDIAN atau abdi menurut Kamus Umum Bahasa Indonesia, pengabdian berarti hal mengabdi atau mengabdikan. Seorang warga negara yang mengabdi kepada negaranya biasanya berpedoman hidup.Pengabdian adalah perwujudan dari tanggung jawab. dan semua orang memiliki bentuk pengabdian tersendiri.. termasuk juga mahasiswa.

MAHASISWA adalah seseorang yang sedang menikmati keindahan pendidikan di salah satu lembaga tinggi selama beberapa waktu yang telah ditentukan. Lembaga ini populer dengan sebutan universitas atau perguruan tinggi. Di lembaga inilah dia belajar mengasah otak, berpikir, memecahkan masalah tanpa masalah, belajar menjadi orang mandiri, sabar, tawakkal, ikhlas, dan melatih keterampilan yang dia miliki tanpa merasa jenuh dan bosan guna menjadi insan sejati. dalam lembaga inilah seorang mahasiswa mengenal lebih dalam 3 hal yang dilegendakan oleh Soe Hok Gie,"Buku, Pesta, Cinta."

PERGURUAN TINGGI sebagai lembaga pendidikan jenjang terakhir dari hirarki pendidikan formal mempunyai tiga missi yang diemban yaitu pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat atau lebih dikenal dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

"Today, more than ever before, life must be characterized by a sense of Universal responsibility, not only nation to nation and human to human, but also human to other forms of life"
Dalai Lama
Dikarenakan Mahasiswa adalah penghuni lembaga bernama Perguruan tinggi secara tidak langsung Mahasiswa memiliki tanggung jawab untuk mengabdi kepada masyarakat. Ikut membantu meringankan beban bangsa. Mahasiswa yang berperan sebagai tunas bangsa harus ikut membantu menyelesaikan persoalan pelik yang ada di masyarakat dari mulai masalah ekonomi, sosial, penegakan hukum dan sebagainya.

Mahasiswa seharusnya berperan aktif dalam  masyarakat yang merupakan elemen pembentuk sebuah negara, disanalah berbagai permasalahan seringkali timbul. Dunia akademik dibangun bersumber dari masyarakat, oleh sebab itu arahan yang terpenting dalam pembangunan keilmuan adalah efek untuk masyarakat. Masyarakat adalah media bagi mahasiswa untuk menerapkan apa yang telah dia pelajari.

Hal yang seharus terwujud dengan Tridharma Perguruan Tinggi ini masih belum bisa dicapai karena longgarnya rasa tanggung jawab, rasa untuk memikul sesuatu dan memberikan jawaban. Mahasiswa yang ada pada masa sekarang ini bukanlah mahasiswa yang bertindak sesuai dengan statusnya. 

Mahasiswa lahir menjadi seseorang yang lebih memuja nilai dan lebih mementingkan IPK sehingga lupa betapa penting perannya untuk aktif dalam kegiatan non akademis atau diluar kampus. Kemudian mahasiswa juga lahir menjadi Kerjaisme, kuliah untuk kerja. Padahal hakikat belajar di perguruan tinggi bukan hanya sebuah nilai maupun mendapatkan pekerjaan yang dikehendaki, yang paling esensial adalah bagaimana pengetahuan yang didapat di bangku kuliah bisa diimplementasikan untuk mengatasi persoalan masyarakat

Source :
http://densukardi.wordpress.com/2009/05/25/peran-mahasiswa-dalam-mengemban-tri-dharma-perguruan-tinggi/
http://goyangkarawang.com/2010/04/perguruan-tinggi-dan-implementasi-tri-dharma/
http://pesta.sabda.org/arti_pengabdian
http://10108620.blog.unikom.ac.id/fungsi-dan-peranan.l3

0 komentar:

Posting Komentar