10 Oktober 2014

Bergerak | Tuhan Tahu Kita Mampu

bergerak /ber·ge·rak/ v 1 berpindah dr tempat atau kedudukan (tidak diam saja): pasukan telah ~; 2 (mulai) melakukan suatu usaha; mengadakan aksi; berusaha giat (dl lapangan politik, sosial): mereka ~ untuk memperbaiki nasib;

Bergerak atau tergantikan
-Pertama kali kudengar dari Mas Tahegga di diklat FKPH

Siapa sangka menghantarkan pada cerita-cerita bergerak yang mengisi blog ini, semoga aku termasuk orang yang bergerak bukan tergantikan atau bahkan aku bisa pantas menyebut diri ini bergerak. Dalam tiap langkah kaki ada pijakan baru, ada sensasi baru akankah sebuah lumpur, tanah kering, atau bahkan kerikil yang melukai. Allah memang maha yang menebar segala karunianya dari penjuru arah, karunia yang bernama pemahaman. Yak teruslah bergerak... terkadang yang dibutuhkan hanya kerja nyata karena tidak semua pihak peduli dengan keluh kesahmu atau terkadang hanya ada yang pura-pura peduli, karena waktu terlalu sempit untuk menjelaskan semuanya.



saat kau terpuruk dan terjatuh
pakai pundakku dan kita lawan terpuruk itu
karena TUHAN TAHU KITA MAMPU, KITA MAMPU
saat beban penuhi pundakmu
genggam bahuku dan kita bagi bebanmu itu
karena TUHAN TAHU KITA MAMPU, KITA MAMPU
Pernahkah dirimu merasa gelisah, begitu hebatnya beban yang harus engkau bawa, kurasa susah, semangat payah, lalu kau pasrah, hentikan langkah, hingga akhirnya kau mengalah | di saat itu kau harus tahu, bahwa Tuhan sebenarnya memberi ujian padamu, ujian untuk mengukur kadar keimananmu, ujian untuk mengangkat meninggikan levelmu | karena tak ada ujian yang tak bisa dilalui, karena Tuhan telah mengukur diri ini, lebih baik hadapi segala beban diri, hadapi dengan ikhlas di hati | engkau tak sendirian menghadapi cobaan, saudara seiman pasti kan ulurkan tangan, kita hadapi semua dengan hati terbuka, yakin ini hanyalah ujian semata
saat kau terpuruk dan terjatuh
pakai pundakku dan kita lawan terpuruk itu
karena TUHAN TAHU KITA MAMPU, KITA MAMPU
saat beban penuhi pundakmu
genggam bahuku dan kita bagi bebanmu itu
karena TUHAN TAHU KITA MAMPU, KITA MAMPU
Bertubi-tubi cobaan pun silih berganti, seakan-akan tak habis-habis dan tak berhenti , kita rasakan semakin lemah setiap hari, bahkan muncul keinginan tuk coba bunuh diri | tapi sejenak cermatilah kehidupan ini, betapa luasnya karunia dari Ilahi, meski kadang di tengah, kadang di sisi, kadang di atas, kadang dibawah , kadang tak dimengerti | sadarlah kawan, di sepanjang perjalanan, sungguh hidup ini terus memberi pelajaran, karena bagaimanapun selalu ada Tuhan, yang memberikan kekuatan | satu persatu, seiring berjalannya waktu, kita akan tahu sebenarnya yang Tuhan Mau, Tuhan ingin kita jadi manusia yang TANGGUH, Tuhan ingin agar kita tak mudah tuk mengeluh
saat kau terpuruk dan terjatuh
pakai pundakku dan kita lawan terpuruk itu
karena TUHAN TAHU KITA MAMPU, KITA MAMPU
saat beban penuhi pundakmu
genggam bahuku dan kita bagi bebanmu itu
karena TUHAN TAHU KITA MAMPU, KITA MAMPU
Aku di sini sedia menemani, siap bantu jika beban itu mau kau bagi, jangan pikirkan pamrih, hilangkan semua perih, jangan lagi terpuruk dan tenggelam dalam sedih | genggam erat pundakku, cengkram erat bahuku, biar segera terbagi semua beban itu, bersama kita maju dan melangkah tanpa ragu, hapus semua pilu agar kita terus melaju | Tuhan tak pernah tidur, apalagi mendengkur, semua ini jelas-jelas telah Tuhan ukur, mungkin dengan begini kita kan tahu bersyukur, mungkin dengan ini kita takkan pernah takabur | TUHAN ADA DI SINI, DI DALAM JIWA INI, Ebiet G Ade pernah melantunkan syair ini, ayo bangkit berdiri kalau perlu kita lari, tetap semangat tuk hadapi semua ini

P.S : 
Tulisan disadur dari obrolan singkat, tidak padat, dan tidak jelas. Lagu dari Mbak Echi ditag d FB, Trimakasih inspirasi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Variabel : KAMMI dan FH UB (Perspektif Saya) Kaitan Kepentingan

Saya ingin menulis sedikit tentang ketakutan tentang “kepentingan” yang berada di FH UB, ada sebuah statement menarik di ask.fm sesungguhny...